Minggu, 12 Juli 2020

ASN MILENIAL


ASN MILENIAL
Pandemi Covid - 19 Ternyata membawa pengaruh ke seluruh dunia. Dikutip dari Bisnis.com jumlah kasus covid - 19 secara global tercatat mencapai 8.389.824 hingga Kamis (18/6) Pagi WIB. Dari Jumlah tersebut, 4.378.797 orang berhasil sembuh, sedangkan jumlah korban meninggal dunia mencapai 450.402 jiwa hingga kamis pagi ( 18/6). Ternyata keberadaan Wabah Covid - 19 sangat membawa potensi perubahan ke segala sektor, termasuk sektor perekonomian, sosio kultur budaya, sistem pemerintahan, pendidikan, kesehatan serta dunia pekerjaan. Perubahan tatanan yang terjadi di lingkungan masyarakat berdampak pro dan kontra. Hal ini disebabkan karena pandemi Covid - 19 Sangat cepat menyebar, sehingga Pemerintah harus sigap dalam menghadapi situasi seperti sekarang ini. Melihat Situasi Kasus covid - 19 yang terus meningkat, Bapak Presiden Jokowi menggeluarkan kebijakan kebijakan untuk menekan angka penyebaran virus tersebut. Kebijakan kebijakan tersebut dikeluarkan dalam bentuk peraturan presiden (Perpes), peraturan pemerintah (PP) hingga keputusan Presiden (Keppres). Salah satu Surat Edaran Pemerintah untuk memutus rantai penyebaran covid - 19 adalah dengan membatasi aktivitas di luar ruangan yang dapat menimbulkan keramaian/perkumpulan massa, sehingga ditetapkanlah Belajar dari rumah, Beribadah dari rumah dan Bekerja dari Rumah. Semua aturan ini berlaku kepada semua masyarakat yang tinggal di Indonesia, baik Warga Negara Indonesia maupun Warga Negara Asing, Termasuk juga kepada pekerja swasta, Pedagang dan ASN ( Aparatur Sipil Negara ). Namun Kebijakan tersebut dikecualikan ke sektor  perusahaan yang bergerak dibidang Pertahanan dan keamanan, Ketertiban Umum, Kebutuhan Pangan, Bahan bakar minyak dan gas, pelayanan kesehatan, perekonomian, keuangan, komunikasi , Industri, Ekspor dan Import, Distribusi, logistik dan kebutuhan dasar lainnya. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kekacauan/ pemberontakan seperti di negara tetangga.
Kebijakan Wrok From Home ( WFH ) pada instansi pemerintahan dirumuskan dalam SE MENPANRB 19/2020 dan perubahannya dan SE MENPANRB 45/2020. Namun surat edaran tersebut dicabut muncul SE MENPANRB 58/2020 Tentang sistem kerja pegawai Aparatur Sipil Negara dalam penyelenggaraan pemerintah di lingkungan kementerian/lembaga/daerah untuk beradaptasi dengan tatanan norma baru produktif dan aman Covid 19. Dengan begitu Para pimpinan instansi kementerian atau lembaga masing masing akan membuat kebijakan kebijakan untuk mengatur anggotanya untuk siapa yang nantinya dapat bekerja dari rumah dan siapa yang harus tetap bekerja di kantor. Bagi Pegawai yang bekerja di kantor wajib mengikuti protokol kesehatan untuk memutus penyebaran covid 19.
Bekerja dari rumah atau yang sering disingkat dengan WFH yang telah dilaksanakan sebenarnya sama saja dengan bekerja di kantor, dimana para ASN hanya memerlukan tempat khusus untuk mengerjakan semua tugas anda. Perbedaannya, hanya para ASN menyelesaikan semua pekerjaan di rumah dengan di bumbui sedikit gangguan keil yang dilakukan oleh anggota keluarga lainnya.
WFH, Efektifkah?
Perubahan adalah Peralihan keadaan yang berubah. Perubahan yang dapat berubah seperti keadaan, pola pikir, serta perilaku seuatu masyarakat. Dimasa Pandemi ini terjadi perubahan pola gaya bekerja. Perubahan akan terlihat setelah tatanan sosial dan kehidupan masyarakat yang lama dengan tatanan masyarakat baru. Setiap perubahan pastinya memiliki dampak yang positif dan negatif. Pada umumnya perubahan yang postitif bearti keadaan yang berubah tersebut menimbulkan kebaikan di segala pihak, sedangkan perubahan yang negatif  bearti keadaan yang berubah tersebut telah menimbulkan kerugian di salah satu atau keseluruhan pihak yang terkait.
Proses menggubah gaya hidup di masa new normal ini tidaklah semudah membalikan telapak tangan, tidak sesenang saat dilamar oleh kekasih hati tetapi semuanya penuh tantangan dan kerja keras. Tantangan yang muculnya saat bekerja dari rumah bermacam macam tergantung ke pribadi masing masing, namun hal yang penting dalam menghadapai tantangan tersebut para karyawan harus cepat beradaptasi dengan pola kerja dari rumah. Pimpinan dan Karyawan harus menjalin komunikasi yang baik agar masalah sekecil apapun yang dihadapi dapat diselesaikan dengan cepat dan tidak menimbulkan masalah masalah lainnya. Perkembangan Teknologi yang semakin berkembang telah membantu para pimpinan dan karyawan untuk tetap menjalin komunikasi. Banyak Fitur fitur yang dapat digunakan untuk membantu pekerjaan yang dilakukan dari rumah, termasuk tetap menggadakan rapat secara virtual. Sehingga para ASN Tetap dapat melayani masyarakat sepenuh hati.
ASN, Mampukah inovatif?
Tugas dan kewajiban untuk melayani masyarakat pada masa pandemi covid - 19 tidaklah mudah karena akan terus berkembang seiring perubahan zaman. ASN adalah mesin utama yang mendorong peradaban baru dalam kelembagaan pemerintah dengan menjalankan program pembangunan. ASN adalah aset terbaik bangsa dalam menjalankan roda pemerintahan di masa akan datang khususnya di masa pandemi covid - 19. Indonesia termasuk salah satu Negara dan pemerintahan dari pusat hingga daerah daerah siap untuk menghadapi era revolusi industri 4.0 dan akan memasuki Supermart Society 5.0 yang menggubah semua bidang Kehidupan. Untuk itu Pemerintah melalui ASN haru mampu menggubah pola pikir sekaligus pola kerja yang lebih terbuka dan peduli dengan kepentingan rakyat di atas segalanya, sehingga itulah lentera yang menerangi jiwa kepemimpinan seorang ASN.
Perkembangan teknologi yang semakin maju dan terus berkembang, ASN harus mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks, seperti Segala sesuatunya sudah digital dan menggunakan teknologi. Tidak dapat dipungkiri digitaliasi, globalisasi dan modernisasi menuntut ASN milenial untuk menjadi generasi pembelajar atau lifelong learner. ASN harus mampu untuk lebih berkreasi dan berinovatif. ASN tidak boleh kalah karena keadaan. Walaupun di masa Pandemi Covid – 19 ini, tidak menutup kemungkinan untuk terus belajar. Jika kita memanfaatkan HP dengan baik, banyak sekarang ini pelatihan pelatihan yang dilakukan secara daring. ASN bisa mengikuti pelatihan/ seminar tersebut tujuannya untuk menambah pengetahuan lagi. Sehingga tidak ada alasan bagi ASN untuk tetap produktif dan berinovatif di masa pandemic Covid 19.

Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda